Perbedaan Paspor dan Visa yang Perlu Diketahui

Bagi Anda yang berencana bepergian di luar negeri, pasti butuh paspor dan visa. Ini merupakan tanda pengenal yang wajib dimiliki, ternyata ada perbedaan paspor dan visa. Hal ini sering kali tidak dipahami banyak orang, bahkan mengira jika paspor dan visa itu sama saja.

Gambaran umumnya, paspor merupakan kartu tanda pengenal seperti KTP namun legal (resmi) di seluruh dunia. Sedangkan visa merupakan izin tinggal yang dikeluarkan perwakilan negara untuk Anda datang berkunjung. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya pahami apa itu visa dan paspor.

Pengertian Paspor

Perbedaan Paspor dan Visa yang Perlu Diketahui

Pengertian paspor menurut KBBI adalah surat atau tanda pengenal resmi yang dikeluarkan oleh suatu negara untuk warganya, bisa digunakan sebagai tanda pengenal di dalam maupun luar negeri.

Dimana paspor akan digunakan sebagai verifikasi data legal kewarganegaraan seseorang, apalagi jika sedang berada di negara lain dalam kepentingan apapun. Paspor biasanya berbentuk seperti buku kecil yang terdapat identitas pemiliknya.

Identitas yang ada pada paspor adalah nama pemilik (harus sama seperti dokumen lainnya tanpa gelar), foto, nomor paspor, tempat tanggal lahir, tanggal terbit dan kadaluarsa paspor dan tanda tangan pemiliknya.

Kapan Anda butuh paspor? Saat akan melakukan perjalan ke luar negeri sebagai tanda pengenal resmi yang diakui internasional. Dimana nantinya paspor akan dibutuhkan untuk menaiki moda transportasi darat, laut dan udara. Tanpa paspor, Anda akan dianggap ilegal berada di negara manapun.

Jenis –Jenis Paspor Konvensional

Ternyata ada beberapa jenis-jenis paspor yang diakui dunia internasional, bahkan setiap paspor memiliki kegunaan dan kebutuhan masing-masing. Jenis-jenisnya seperti berikut :

  • Paspor Biasa

Ini merupakan paspor yang bisa dimiliki semua orang dan dikeluarkan oleh negara. Ordinary passport ini biasanya dimiliki turis atau tenaga kerja yang berada di suatu negara sebagai tanda pengenal resmi.

  • Paspor Resmi

Paspor yang dikeluarkan pemerintahan khusus untuk perjalanan dinas, biasanya ini diberikan pada pegawai negeri sipil. Paspor ini hanya digunakan untuk perjalanan dinas saja, Official Passport hanya dikeluarkan pemerintahan saat dibutuhkan saja.

  • Paspor Diplomatik

Paspor yang dimiliki oleh perwakilan negara atau diplomat dalam perjalanan dinas. Diplomatic Passport memiliki keunikan karena kebal dalam urusan diplomatik. Namun paspor jenis ini tetap harus mendapatkan visa setiap akan berkunjung ke suatu negara.

  • Paspor Sementara

Paspor yang dikeluarkan dalam kondisi darurat, biasanya digunakan saat seseorang kehilangan paspor karena insiden seperti kecopetan atau kehilangan tanpa kejelasan.

Temporary passport hanya bersifat sementara dan hanya dikeluarkan untuk turis yang kehilangan paspor saat melakukan perjalanan wisata. Dimana mengharuskan pemegang paspor sementara untuk segera kembali ke negaranya.

  • Paspor Keluarga

Paspor yang sudah tidak lagi digunakan, awalnya diberikan pada keluarga yang harus melakukan perjalanan keluar negeri namun tidak punya banyak waktu untuk mengurus paspor masing-masing anggota keluarga.

Jenis Paspor di Indonesia

Ternyata jenis paspor di indonesia tidak jauh berbeda, bahkan hanya dikelompokan kecil saja untuk mempermudah penggunaan. Jenis sebagai berikut :

  • Paspor Hijau

Paspor warna hijau yang bisa dimiliki semua warga negara Indonesia, hampir sama seperti paspor biasa. Dimana kegunaanya sebagai tanda pengenal saat bepergian keluar negeri. Paspor hijau memiliki kadaluarsa lima tahun setelah tanggal dikeluarkan.

  • Paspor Dinas

Paspor warna biru yang dikeluarkan dalam rangka tanda pengenal selama perjalanan dinas. Hal ini hanya dikeluarkan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kebijakan dari pemerintah. Memiliki masa kadaluarsa seperti paspor hijau, namun tidak bisa digunakan kembali setelah masa kedinasan berakhir.

  • Paspor Haji

Paspor warna coklat yang hanya dikeluarkan untuk pelaksanaan ibadah haji, paspor jenis ini hanya dimiliki calon jamaah haji asal Indonesia saja. Sesuai dengan namanya, paspor ini dikeluarkan hanya untuk ibadah haji dan tidak lagi berlaku setelahnya.

Pengertian Visa

Pengertian visa adalah izin masuk atau tinggal ke suatu negara yang diberikan pada perorangan dalam batas waktu tertentu. Pengajuan visa juga dilakukan lewat otoritas terkait, dimana setiap negara berhak menentukan batas penggunaan visa di negara tersebut.

Izin ini diberikan pada wisatawan, tenaga kerja dari luar negeri, kedutaan dan keperluan lainnya yang sudah mendapatkan izin resmi masuk ke suatu negara. Terdapat masa aktif penggunaan visa, hal ini bisa disesuaikan kebutuhan penggunanya.

Visa hanya bisa diberikan lewat otoritas negara terkait, misalkan Anda ingin bepergian ke tempat wisata luar negeri seperti Amerika Serikat, maka harus mengurus visa ke kedubes Amerika Serikat yang ada di Indonesia. Masa pengajuan visa berbeda untuk setiap negara dengan harga visa yang bervariatif, tergantung lama masa tinggal yang diinginkan.

Jenis – Jenis Visa

Izin tinggal yang diberikan suatu negara berbeda, tergantung kebutuhan saat pengajuan. Dimana ada jenis-jenis visa yang tergantung dari kebutuhan dan lama tinggal di suatu negara.

  • Visa Turis

Visa yang bisa didapatkan semua orang dengan tujuan berkunjung untuk wisata, batas waktunya juga bervatif tergantung lama waktu kunjungan wisata. Visa ini bisa dicabut oleh negara yang dikunjungi, jika pemiliknya melanggar hukum atau aturan negara terkait.

  • Visa Transit

Visa yang dikeluarkan transit atau sekadar melewati negara. Biasanya visa ini hanya berlaku selama 5 hari dan digunakan di transportasi umum seperti darat, laut dan udara. Beberapa negara eropa menerapkan visa transit pada setiap wisatawan yang sekadar transit, sekalipun hanya beberapa jam saja.

  • Visa Bisnis

Visa yang dikeluarkan untuk pebisnis atau pengusaha dalam rangka urusan bisnis yang melibatkan kegiatan secara komersial. Visa bisnis bisa lebih panjang dari visa turis, namun harganya cukup mahal karena berkaitan dengan kegiatan ekonomi.

  • Visa Pekerja

Visa yang dikeluarkan untuk pekerja dari negara asing. Misalkan Anda akan bekerja ke Jepang, nantinya akan mendapatkan visa pekerja bukan visa wisata. Jenis visa ini dimiliki pekerja legal yang terdaftar di kedutaan besar setiap negara.

Lama waktu visa pekerja bergantung masa kontrak pekerja tersebut, jika masa kontrak telah habis dan bisa memperpanjang kontrak bekerja lagi, maka harus segera kembali ke negara asal.

  • Visa Pelajar

Visa yang dikeluarkan untuk pelajar dengan tujuan menuntut ilmu di institusi atau perguruan tinggi terkait. Biasanya pengajuan visa harus dilengkapi dengan keterangan diterima di perguruan tinggi sebagai buktinya.

Lama waktu visa pelajar hanya selama waktu belajar yang ditentukan. Misalkan di kontrak awal hanya empat tahun, maka studi harus diselesaikan dalam waktu empat tahun tidak bisa lebih.

Perbedaan Paspor dan Visa

Setelah paham seperti apa paspor dan visa, Anda tentu bisa membedakan dengan benar. Tapi ada beberapa perbedaan visa dan paspor yang harus diketahui, biasanya ada kesalahan dalam fungsi dan kegunaanya.

  1. Pemilik paspor belum tentu memiliki visa.
  2. Paspor merupakan tanda pengenal sebagai verifikasi resmi kewarganegaraan seseorang. Sedangkan visa merupakan aplikasi izin tinggal yang harus diajukan sebelum melakukan kunjungan atau masuk ke suatu negara.
  3. Paspor terdiri dari foto, nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir dan pengenal secara fisik. Sedangkan visa merupakan dokumen dalam bentuk lembaran yang bersifat terpisah, nantinya setiap masuk ke suatu negara harus mendapatkan stempel sebagai bukti telah diperiksa dan bisa masuk ke negara tersebut.
  4. Paspor dibutuhkan untuk izin masuk dan keluar suatu negara, sedangkan visa hanya dibutuhkan untuk masuk dan tinggal saja. Paspor dibutuhkan untuk kembali ke negara asal, sedangkan tidak butuh visa untuk kembali ke negara asal.
  5. Semua orang bisa mengajukan pembuatan paspor, sedangkan visa hanya diajukan saat akan melakukan kunjungan.
  6. Masa berlaku paspor di Indonesia 5 tahun dan bisa diperbarui di negara asal atau tujuan. Sedangkan masa berlaku visa sama seperti saat pengajuan saja dan tidak bisa diperbarui saat di negara tujuan.
  7. Pengajuan paspor lebih mudah dan cepat, hanya perlu verifikasi dengan KTP saja. Sedangkan pengajuan visa lebih rumit, harus datang sendiri ke kedutaan terkait, mengikuti wawancara dan kedubes berhak menolak pengajuan visa.

Sudah jelas bukan ada banyak perbedaan paspor dan visa. Bahkan Anda yang memiliki paspor belum tentu bisa mendapatkan visa, dimana visa hanya bisa dikeluarkan kedutaan besar negara terkait dengan masa pengajuan cukup panjang.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar.id