Cara Membuat Paspor Terbaru

Paspor sangat dibutuhkan bagi Anda yang sering bepergian ke luar negeri. Paspor akan menjadi kartu identitas Anda selama di luar negeri.

Jika Anda ingin keluar negeri dan belum memiliki paspor, ada baiknya Anda mencari cara membuat paspor dari jauh-jauh hari kemudian segera mengurusnya.

Paspor diterbitkan oleh pejabat berwenang dari setiap negara. Pejabat yang berwenang untuk menerbitkan Paspor di Indonesia adalah Dirjen Imigrasi Kemenkumham. Untuk jenis paspor biasa, Dirjen Imigrasi bisa menerbitkan paspor biasa  dan paspor biasa elektronik atau biasa disebut e-paspor.

Untuk meningkatkan pelayanan, saat ini pengurusan paspor sudah bisa dilakukan secara online. Meski demikian, Anda masih tetap harus ke kantor Imigrasi untuk melakukan wawancara, pengambilan sidik jari, foto dan juga verifikasi dokumen.

Jenis Paspor

Cara Membuat Paspor Terbaru

Di Indonesia ada 3 jenis paspor yang beredar. Yang pertama adalah Paspor Biasa. Paspor Biasa adalah paspor yang paling umum dimiliki WNI. Ada dua jenis paspor biasa, yaitu Paspor Biasa Non Elektronik dan Paspor Biasa Elektronik atau e-paspor.

E-paspor memiliki data yang lebih lengkap karena mengandung data biometrik.

Paspor kedua adalah Paspor Dinas. Paspor ini digunakan WNI untuk ke luar negeri untuk tugas dinas non diplomatik. Paspor ketiga adalah Paspor Diplomatik yang diberikan pada WNI yang memiliki tugas diplomatik di negara lain.

Syarat Membuat Paspor

Sebelum memproses permohonan paspor, ada baiknya Anda menyiapkan beberapa persyaratan paspor. Untuk syarat perpanjang paspor, pada dasarnya dokumennya hampir sama dengan pembuatan paspor baru, hanya saja paspor lama harus dilampirkan.

Berikut beberapa berkas atau dokumen tersebut:

  1. e-KTP asli yang masih berlaku
  2. Kartu Keluarga
  3. Akta kelahiran, untuk umat Kristen juga bisa menggunakan surat baptis
  4. Untuk yang sudah menikah, sediakan akta perkawinan atau buku nikah
  5. Ijazah terakhir
  6. Jika Anda sempat berganti nama, sediakan surat keterangan penggantian nama dari pejabat yang berwenang
  7. Jika Anda sudah pernah membuat paspor, sertakan juga paspor lama

Di atas adalah syarat dokumen untuk WNI dewasa yang berdomisili di Indonesia.

Untuk syarat pembuatan paspor Anak WNI yang berdomisili di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. KTP milik ayah dan ibu yang masih berlaku.
  2. Kartu keluarga atau KK
  3. Akta kelahiran anak
  4. Akta perkawinan milik orang tua atau buku nikah milik orangtua
  5. Jika sudah pernah memiliki paspor, paspor lama tersebut juga perlu dilampirkan dalam dokumen permohonan

Paspor juga dibutuhkan untuk calon TKI.

Pada dasarnya, dokumen yang dibutuhkan serupa dengan dokumen bagi WNI dewasa berdomisili di Indonesia. Namun yang membedakan adalah adanya surat rekomendasi untuk menjadi calon TKI. Surat tersebut harus diminta oleh calon TKI ke Dinas Tenaga Kerja.

Cara Membuat Paspor Baru Online

Untuk Anda yang ingin membuat paspor, berikut cara membuat paspor baru secara online.

  • Mendownload Aplikasi Antrian Online.

Untuk antri secara online, Anda bisa menggunakan aplikasi Layanan Paspor Online yang dibuat Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI. Setelah mengunduhnya, Anda harus meregistrasikan akun Anda. Ikuti seluruh tahapan registrasi sampai selesai.

  • Memilih Tempat dan Jadwal Pembuatan Password.

Setelah login ke aplikasi, pilih di mana Anda ingin membuat paspor. Pilih tempat yang kuotanya masih ada. Selanjutnya tentukan kapan Anda ingin mengurus pendaftaran paspor.

Setelah memilih tempat dan waktunya, Anda akan mendapatkan kode booking. Pastikan Anda menyimpan kode booking ini. Kode booking nya berupa QR Code.

  • Datang ke Kantor Imigrasi.

Saat sudah sampai pada waktu yang ditentukan, datanglah ke kantor Imigrasi. Jangan lupa membawa kode booking yang sudah Anda dapatkan. Jangan lupa membawa seluruh berkas yang dipersyaratkan.

Sedikit tips, datanglah sebelum waktu yang sudah dijanjikan di aplikasi antrian, setidaknya 15 menit lebih awal. Sebelum diwawancara, Anda harus memberikan berkas syarat paspor untuk diverifikasi.

Dengan datang lebih awal, Anda bisa lebih siap untuk mengikuti seluruh tahapan.

Berpakaianlah yang rapi, gunakan kemeja (jangan kemeja warna putih). Untuk melancarkan proses administrasi, Anda bisa siap-siap membawa materai Rp. 6.000.

Setelah sampai di Kantor Imigrasi, Anda bisa langsung menunjukan kode booking pada petugas Imigrasi.

  • Verifikasi Dokumen

Saat sudah memberikan kode booking, dokumen persyaratan Anda akan diverifikasi oleh petugas. Anda perlu menunggu verifikasi ini selesai. Jika dokumen sudah dinyatakan lengkap, Anda akan diberikan form yang harus diisi dengan data diri Anda.

Pastikan Anda membawa seluruh dokumen yang dipersyaratkan. Selain membawa fotocopy, bawa juga dokumen aslinya untuk berjaga-jaga jika ditanyakan petugas.

  • Proses Wawancara, Foto, dan Pengambilan Sidik Jari

Anda akan dipanggil sesuai nomor urut untuk masuk sesi wawancara oleh petugas. Setelah selesai wawancara, semua data Anda akan diinput oleh petugas ke komputer.

Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengambil sidik jari dan melakukan sesi foto. Pastikan Anda menggunakan pakaian yang rapi. Hal ini supaya foto Anda di paspor tampak layak, karena paspor Anda akan dilihat oleh petugas imigrasi dari luar negeri.

  • Mendapat Kode Pembayaran

Setelah melewati semua langkah, terakhir Anda akan mendapatkan kode pembayaran. Anda harus membayarkan sesuai tagihan, paling tidak sebelum tujuh hari. Anda bisa membayarkan tagihan paspor di beberapa bank seperti: Mandiri, BRI, BNI, dan BCA.

Untuk biaya pembuatan paspor baru, Anda harus mengeluarkan uang sebesar 100rb untuk paspor biasa 24 halaman. Jika Anda memilih paspor biasa dengan 48 halaman, Anda perlu mengeluarkan biaya sebesar 300 ribu. Untuk e-paspor 48 halaman, harganya 600 ribu.

  • Mendapatkan Paspor

Jadi berapa lama paspor jadi?

Setelah selesai membayar, 3 hari setelahnya, Anda bisa mengambil paspor langsung di Kantor Imigrasi. Anda juga bisa menunggu di rumah dan paspor akan dikirim ke rumah oleh Kantor Pos. Namun Anda akan dikenai biaya pengiriman.

Cara Membuat Paspor Baru Manual

Meski sudah menerapkan sistem antrian online, masih disediakan juga sistem antri langsung di Kantor Imigrasi.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Anda perlu datang ke Kantor Imigrasi yang berada di wilayah tempat tinggal Anda.
    Datanglah pagi-pagi, sebelum jam 8, biasanya Anda akan mendapati antrian panjang.
    Selain itu, kuota layanan harian hanya sebanyak 200 orang. Jika lebih dari itu, sudah tidak bisa dilayani.
  2. Dokumen yang dipersyaratkan pastikan untuk dibawa. Pastikan juga untuk berpakaian rapi saat datang ke Kantor Imigrasi.
  3. Ambil formulir permohonan paspor. Biasanya diletakan dekat dengan pos satpam.
    Pastikan Anda mengisi semua data dengan lengkap dan tepat.
  4. Anda akan diberikan ID Pass oleh petugas, setelah itu ambil nomor antrian. Sembari menunggu nomor antrian Anda dipanggil, Anda harus menyerahkan semua berkas di tempat yang ditentukan.
  5. Saat nomor antrian Anda dipanggil, segera menuju loket untuk mengambil berkas yang baru saja di verifikasi.
    Setelah itu, Anda akan mendapat nomor antrian baru untuk melakukan sesi berikutnya yaitu sesi wawancara, pengambilan foto dan pengambilan sidik jari.
  6. Saat sesi wawancara, pastikan Anda menjawab dengan jujur. Pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah seputar alasan mengapa Anda ingin pergi ke luar negeri.
  7. Setelah selesai, Anda akan diberikan tagihan paspor dan beberapa referensi mengenai bank tempat pembayaran paspor. Pastikan untuk segera membayar tagihan.
  8. Paspor bisa Anda dapatkan sekitar 3 – 4 hari setelah pembayaran tagihan dilakukan.

Itu dia sedikit ulasan mengenai cara membuat paspor. Jika Anda ingin membuat paspor, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di atas. Selamat mencoba.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar.id