Cara Memasarkan Produk Online untuk Pemula

Cara memasarkan produk online saat ini lebih banyak digunakan karena dianggap lebih mudah dan menguntungkan. Banyak pelaku bisnis besar yang beralih ke mode online untuk menjajakan produknya kepada khalayak ramai.

Jadi, bisa dibilang kini persaingan marketing online tidaklah semudah ketika baru ramai-ramainya dulu.

Akan tetapi, bagi Anda pemula yang baru ingin mencoba jangan patah semangat. Jika ada kemauan dan Anda tahu caranya, pasti akan ada jalan untuk meraih yang Anda inginkan.

Mengenal Pemasaran Produk Online

Cara Memasarkan Produk Online untuk Pemula

Apa saja yang termasuk kategori memasarkan produk secara online sebenarnya?

Melalui website? sosial media? Atau lewat online shop besar dan mendaftar sebagai seller?

Intinya pemasaran secara online atau digital marketing adalah pemasaran yang memanfaatkan internet. Jadi mau itu lewat sosial media, atau membuat website, sampai menjadi seller di online shop besar, semuanya termasuk pemasaran online.

Lebih luas lagi, pemasaran produk online juga mencakup afiliasi seperti menggunakan iklan yang dipasang pada website. Influencer marketing yang biasanya menggunakan sosok terkenal untuk memasarkan produk. Bisa juga menggunakan pemasaran konten, yang membuat konten berdasarkan produk.

Sehingga wilayah pemasaran produk online ini memang sangatlah besar, ada banyak hal yang bisa dicoba.

Keuntungan Pemasaran Online

Ada banyak alasan yang membuat orang kini lebih memilih untuk memasarkan produknya secara online ketimbang offline.

Apabila Anda masih ragu untuk terjun ke dunia online, mungkin beberapa keuntungan di bawah ini bisa menyakinkan.

  • Hemat Biaya

Memasarkan produk secara online bisa dibilang lebih menghemat biaya, daripada memasarkannya secara offline. Hal ini tentunya sangat menguntungkan, khususnya bagi Anda pemula yang baru memulai.

Hitung-hitung mengurangi jumlah modal promosi yang seharusnya dikeluarkan.

Biaya untuk memasarkan produk melalui media sosial, website, atau bahkan konten dan influencer, lebih murah. Jika Anda membandingkannya dengan memasang iklan secara langsung melalui banner atau flyer, perbandingannya lumayan.

  • Dapat Menentukan Target

Mempromosikan produk lewat online membuat Anda lebih mudah untuk menentukan target pasar. Hal ini karena Anda bisa memilih kemana konten atau produk akan dijual.

Misalnya saja Anda akan memasarkannya lewat sosial media, Anda bisa memilih bukan untuk mengikuti siapa?

Menyebarkannya ke mana?

Hal ini sangat berbeda dengan iklan di media masa atau banner yang belum tentu siapa targetnya.

  • Dapat Diketahui Hasilnya dengan Cepat

Salah satu kelebihan memasarkan produk secara online adalah Anda dapat mengetahui hasilnya dengan cepat. Anda bisa tahu berapa orang yang mungkin tertarik dari trafik kunjungan, like, atau komentar yang ditinggalkan.

Dengan begini, Anda bisa lebih cepat untuk menyusun strategi selanjutnya. Apa yang didapat, bisa segera diimplementasikan dan diperbaiki agar mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Tidak Terbatas

Pemasaran online membuat pembeli bisa melihat apa yang kita pasarkan sepanjang waktu. Tidak peduli pagi hari, siang hari, malam hari, sampai dini hari sekalipun.

Hal ini sangat berbeda dengan pemasaran offline yang umumnya terkendala waktu dan bahkan cuaca bukan?

  • Tidak Perlu Memasang Produk Fisik

Memasang produk secara fisik artinya Anda membutuhkan lebih banyak tempat, untuk memajangnya. Hal ini supaya semua produk terlihat dengan jelas, dan pembeli bisa memilih mana yang mereka inginkan dengan mudah.

Akan tetapi, kalau Anda memasarkannya melalui online, tidak semua harus dipasang. Anda cukup membuat katalog yang berisikan semua produk yang ditawarkan.

Cara Memasarkan Produk Online Bagi Pemula

Setelah mengetahui apa saja keuntungan memasarkan produk melalui online di atas, apa Anda jadi semakin tertarik?

Kalau iya, kini saatnya untuk mengetahui bagaimanakah cara promosi produk yang efektif secara online.

Silakan simak cara memasarkan produk secara online di 3 platform yang paling sering digunakan,

  • Website

Kebanyakan para dropshipper atau reseller lebih memilih produsen yang memiliki website khusus jualan. Hal ini karena produsen yang memiliki website jualan sendiri terlihat lebih terpercaya dan kemungkinan besar bukan reseller.

Selain itu, semua katalog dan update ketersediaan produk juga jelas.

Tentunya website yang digunakan bukan website gratis ya, akan tetapi hosting website sendiri. Bukan karena website gratis kurang baik, akan tetapi dengan website berbayar Anda akan terlihat lebih profesional dan serius.

  • Media Sosial

Berjualan atau mempromosikan produk lewat media sosial jauh lebih mudah dari media lain. Hal ini karena semuanya ada di dalam media sosial itu sendiri, mulai dari mencari konsumen, hingga memasang produk.

Pengguna media sosial juga cukup banyak sehingga kemungkinan menemukan pembeli lebih mudah.

Hanya saja, jika Anda menggunakan media sosial, di awal biasanya akan sangat sulit. Pembeli umumnya ragu dengan akun kecil, apalagi kalau belum memiliki review.

Untuk itu, jika Anda benar-benar berniat untuk berjualan lewat media sosial, buktikan dahulu bahwa Anda terpercaya. Contohnya bisa dengan menggelar giveaway atau memakai jasa influencer.

Pastikan saat Anda mendapatkan order, jangan sungkan pula untuk meminta review. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli, sehingga mereka tidak ragu.

Pasang pula stok yang Anda miliki, hal ini untuk menyakinkan pembeli bahwa itu benar milik Anda. Hal ini untuk menghindari agar orang tidak berpikir Anda adalah seorang reseller yang biasanya tentu menjual barang lebih mahal.

Apabila menjual kue, maka cara menjual kue lewat online sebaiknya juga menyertakan pembuatannya. Buat video singkat bagaimana Anda membuat kue, dan tunjukan pula tempat pembuatan agar konsumen semakin yakin.

Saat menggunakan sosial media, jangan sungkan pula untuk memberi like dan mengikuti akun lain. Hal ini lebih efektif daripada Anda mengirimkan kata-kata menawarkan produk online di kolom komentar artis.

Menginstal aplikasi untuk melihat siapa yang memfollow dan tidak, juga penting. Dengan begini Anda tidak berujung memiliki follower lebih sedikit daripada yang Anda follow.

  • Seller di Toko Online

Menjadi seller di toko online besar, memiliki keuntungan tersendiri. Hal ini karena mereka sudah memiliki banyak pengguna aktif yang setiap hari berbelanja.

Hanya saja apabila Anda pemula, dan saingan Anda sudah memiliki jauh lebih banyak review, ini akan sulit. Secara otomatis, produk tidak akan berada di atas, pembeli juga bisa ragu karena belum ada satupun ulasan.

Untuk itu, sebagai permulaan menggabungkannya dengan media sosial adalah langkah yang tepat. Anda bisa membuka media sosial dengan nama yang sama, selain itu pasang foto yang sama pula. Ketika ada order, arahkan pembeli untuk membeli melalui akun toko online Anda.

Setelah itu, pada aplikasi toko online, Anda dapat maksimalkan penggunaannya dengan hastag, follow juga pembeli dari kompetitor. Saat memfollow pastikan akun Anda sudah benar-benar siap dengan foto dan semua keterangan yang dibutuhkan ya. Tunjukan bahwa Anda lebih baik, dengan penawaran lebih menarik.

Jangan terlalu berhemat untuk memasang iklan, karena bagi akun baru memasang iklan di aplikasi jualan online hasilnya cukup lumayan. Produk bisa tampil di halaman pertama dan teratas, membuat semakin banyak orang yang melihat.

Apabila aplikasi menawarkan program gratis ongkir, usahakan Anda juga dapat mengikutinya sesegera mungkin. Fitur gratis ongkir menarik cukup banyak pengguna untuk berbelanja.

Terakhir, jangan lupa untuk memasang promo, siapa yang tidak tertarik dengan promo coba?

Itu dia cara dan strategi pemasaran produk online bagi pemula melalui 3 platform online yang paling sering digunakan. Semoga informasi cara memasarkan produk melalui website, sosial media, dan toko online bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar.id